Senin, 20 Agustus 2012

Gus Mus Menyalati Mayit Tionghoa Non Muslim, Ini Ceritanya

Gus Mus. Sumber: Tempo Pondok Darussalam Jatibarang - Suatu hari, seorang warga Tionghoa beragama non muslim sowan ke kediaman KH Musthofa Bisri (Gus Mus), kiai kharismatik asal Rembang Jawa Tengah. Warga Tionghoa non muslim tadi masih tetangga sekaligus sahabat dekatnya Gus Mus.

Cina: Pak Kiai, ayah kami sore ini telah meninggal, nah tadi kami sekeluarga telah sepakat untuk meminta tolong pada pak kiai untuk menshalati jenazah ayah kami.

Gus Mus Menyalati Mayit Tionghoa Non Muslim, Ini Ceritanya - Pondok Darussalam Jatibarang
Gus Mus Menyalati Mayit Tionghoa Non Muslim, Ini Ceritanya - Pondok Darussalam Jatibarang


Gus Mus Menyalati Mayit Tionghoa Non Muslim, Ini Ceritanya

Gus Mus: (tanpa pikir panjang langsung menjawab) Ooo...Yooh, menko tak mrono....! (Ooo....ya, nanti saya datang!)

Lantas Gus Mus memanggil santri santrinya agar segera mendatangi rumah duka dan mendekati jenazah.

Gus Mus: Ayo segera kita sholat!

Pondok Darussalam Jatibarang

Santri: Shalat apa, Kiai? Bukankah menyalati orang non muslim itu haram kiai?

Gus Mus: Shalat Ngasar to yooo! (Shalat Ashar to ya)

Pondok Darussalam Jatibarang

Santri: He he... lha itu mayitnya bagaimana?

Gus Mus: Hallah, junjung pindahno ning mburi kono kan berresss! (Hallah, angkat pindahkan ke belakang sana kan juga bisa)

Santri: Ooo njih kiai!

Selesai Sholat, tuan rumah komplain ke Gus Mus.

Cina: Pak Kiai, biasanya orang menshalati jenazah itu jenazahnya ditaruh di depan. Lha ini kok ditaruh dibelakang?

Gus Mus: Yang ditaruh di depan itu yang sudah ngerti jalan! Lha karena ayahmu belum apal jalan, maka ditaruh belakang!

Cina: He he...Oo gitu tooo..nggeh nggeh kiai. Maturnuwun.

Kisah Gus Mus menyalati mayit Cina non muslim ini diceritakan oleh KH Shorofuddin, santrinya Gus Mus. Jadi, teladan ini adalah cara ala kiai menjaga perasaan tetangga. Walau non muslim, mereka tetap manusia yang harus dihormati. [Pondok Darussalam Jatibarang]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/02/gus-mus-menyalati-mayit-tionghoa-non-muslim-ini-ceritanya.html

Bukanlah blog resmi dari Pondok Darussalam Jatibarang atau situs yang diasuh oleh pesantren darussalam brebes, namun kami adalah santri Kalong / laju. Yang mendedikasikan diri agar pondok ini dikenal dunia luar..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Darussalam Jatibarang dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock