Tampilkan postingan dengan label Pustaka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pustaka. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Oktober 2014

Asshidiqiyah Lawan At-Taufiq di Final LSN DKI Jakarta

Jakarta, Pondok Darussalam Jatibarang. Liga Santri Nusantara DKI Jakarta telah memasuki babak final. Dua tim terbaik bertarung memperebutkan titel juara regional dan berhak untuk tiket ke babak 32 Besar Liga Santri Nusantara.

Adalah Pondok Pesantren (Ponpes) Asshidiqiyah vs Ponpes At-Taufiq yang masing-masing pesantren berasal dari Jakarta Barat. Ponpes Assidiqiyah berhasil menang setalah mengkadaskan Ponpes At-Tsaqofah dengan skor 2-1.

Asshidiqiyah Lawan At-Taufiq di Final LSN DKI Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Asshidiqiyah Lawan At-Taufiq di Final LSN DKI Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)


Asshidiqiyah Lawan At-Taufiq di Final LSN DKI Jakarta

Sedangkan Ponpes At-Taufiq menang adu penalti dengan skor 3-1 saat melawan finalis LSN DKI Jakarta 2015 Hayatul Islam setelah dua babak seri 2-2.

Menurut Koordinator Regional LSN DKI Jakarta Sumarsono, pertandingan final akan digelar hari ini, Sabtu 27 Agustus 2016 di Stadion Soemantri Brodjonegoro Jakarta pukul 14.30 WIB.

Pondok Darussalam Jatibarang

Pondok Darussalam Jatibarang

"Sebelum pertandingan final akan ada laga eksebisi antara Panpel LSN Pusat dengan Dinas Olahraga Provinsi DKI Jakarta," tambahnya.

Marsono melanjutkan, Final LSN DKI Jakarta akan memperebutkan Piala PWNU DKI Jakarta. "Pertandingan final besok akan dihadiri Ketua PP RMINU yang sekaligus Ketua LSN 2016 KH Abdul Ghaffar Rozin, Sekda DKI Jakarta yang juga jadi Ketua PWNU DKI Jakarta H Saefullah, Sekretaris PWNU DKI Jakarta KH Muallif ZA, Kadisorda DKI Jakarta Drs Firmasnyah," tegasnya. (Red: Fathoni)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/70756/asshidiqiyah-lawan-at-taufiq-di-final-lsn-dki-jakarta

Pondok Darussalam Jatibarang

Kamis, 31 Juli 2014

Istigotsah Kubro Pagar Nusa di Makam Habib Kuncung, Malam ini

Jakarta, Pondok Darussalam Jatibarang. Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa menggelar acara istighotsah kubro di masjid Masjid at-Taubah atau lokasi makam salah satu makam habaib Jakarta yang dikenal dengan Habib Kuncung, Selasa (25/6) malam ini.

Istighosah akan dimulai pukul 18.30 WIB. Sementara lokasi makam Habib Kuncung terletak di Jalan Rajawati Pancoran, Jakarta Selatan.

Istigotsah Kubro Pagar Nusa di Makam Habib Kuncung, Malam ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Istigotsah Kubro Pagar Nusa di Makam Habib Kuncung, Malam ini (Sumber Gambar : Nu Online)


Istigotsah Kubro Pagar Nusa di Makam Habib Kuncung, Malam ini

Selasa Kliwon menjadi malam istimewa bagi pagar Nusa dan pada setiap pasangan hari itu, atau setiap bulan, PP Pagar Nusa rutin menggelar istighosah di masjid An-Nahdlyiah, lantai dasar kantor PBNU, Jakarta Pusat.

Namun istighosah kali ini lain dari biasanya. Istighostah kubro diadakan di luar PBNU. Istighotsah yang mengambil tema Pagar Nusa Bersholawat untuk Bangsa yakan dihadiri lebih banyak warga nahdliyin dan pendekar Pagar Nusa. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan anggota Dewan Pembina Pagar Nusa H Rhoma Irama akan menghadiri istighotsah kubro kali ini.

Pondok Darussalam Jatibarang

Penulis: A. Khoirul Anam

Pondok Darussalam Jatibarang

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/45383/istigotsah-kubro-pagar-nusa-di-makam-habib-kuncung-malam-ini

Pondok Darussalam Jatibarang

Rabu, 26 Maret 2014

Dakwah Entrepreneurship Pak JK

Dalam agama Islam dakwah merupakan unsur dalam proses pengembangan Islam yang memajukan taraf kehidupan dan bergama agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dakwah entrepreneurship secara sederhana mungkin dapat dipahami sebagai sebuah proses mengembangan dan memajukan Islam dengan cara-cara kongkret dan profesional melalui spirit kewirausahaan.

Buku yang berjudul Dakwah Entrepreneurship Ala JK ini disajikan dengan menarik. Didalam buku ini, dijelaskan cara-cara berdakwah dan berbisnis sebagaimana yang telah dilakukan oleh Wakil Presiden Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla. Hery Sucipto menyampaikan kepada pembaca pada buku tersebut untuk memahami makna dari dakwah sendiri sekaligus cara-cara dakwah yang unik yaitu dengan berdakwah sambil berbisnis.

Dakwah Entrepreneurship Pak JK (Sumber Gambar : Nu Online)
Dakwah Entrepreneurship Pak JK (Sumber Gambar : Nu Online)


Dakwah Entrepreneurship Pak JK

Dakwah dipahami sebagai proses pengembangan Islam dan memajukan taraf kehidupan dan beragama menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dakwah entrepreneurship secara sederhana mungkin dapat dipahami sebagai sebuah proses mengembangkan dan memajukan Islam dengan cara-cara konkret dan profesional melalui spirit wirausaha. Maka pengembangan dakwah entrepreneurship dapat menjadi alternatif lain agar sasaran dan target dakwah lebih dapat mengena. Namun demikian, bukan berarti sistem manajemen profesional harus dipahami sebagai bentuk komersial atau dengan bahasa lain menjual agama untuk kepentingan materi. Agama, demikian juga dengan JK menjadi sumber dan inspirasi produktivitas dan perdamaian. (hlm 12)

Karena itu, bukanlah dari ajaran agama ajakan dakwah melalui kekerasan bahkan radikalisme. Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar, namun disamping itu, disisi lain yang juga membuat posisi Indonesia terpojok terkait dengan dinamika Islam. Kasus maraknya aksi teror dan gerakan radikalisme beberapa tahun lalu memaksa citra Islam Indonesia ikut tercoreng.

Pondok Darussalam Jatibarang

Karena itu, salah satu tantangan membuat dakwah Islam bisa maju dan membawa umatnya sejahtera tak ada jalan lain kecuali meningkatkan taraf hidup mereka. Islam Indonesia sering kali dijadikan rujukan sebagai model kebangkitan peradaban Islam masa depan. Bagaimana tidak, seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia terdapat 6 negara yang telah diatur dan ditetapkan oleh Undang-Undang, tetapi yang sangat luar biasa adalah, walaupun di Indonesia memiliki banyak agama, namun tidak pernah terjadi pertentangan antar umat bergama.

Pondok Darussalam Jatibarang

Itulah mengapa Islam Indonesia menjadi rujukan model kebangkitan Islam dunia, karena meskipun di Indonesia terdapat banyak agama, namun masyarakat tetap mempunyai jiwa toleransi yang tinggi dan rasa saling menghormati antar umat beragama.

Tetapi, kesenjangan yang terlihat adalah pada masyarakat Islamnya sendiri yang masih berada dibawah rata rata. Ibarat kata, di Turki ada 100 orang kaya 95 diantaranya adalah orang Islam, sedangkan di Indonesia terdapat 100 orang kaya 95 diantaranya adalah non Muslim.

Dengan demikian, bagaimana caranya sebagai kader-kader dakwah masa mendatang, memikirkan bagaimana caranya supaya umat Islam di Indonesia bisa mencapai kemakmuran, baik dari segi agama, ekonomi, sosial, pendidikan dan sebagainya. (hlm 19)

Saat ini, kebanyakan para pendakwah melakukan dakwah dengan cara bil lisan. Yaitu dengan khodbah, berceramah, dan sebagainya. Padahal yang dibutuhkan masyarakat adalah bagaimana seorang kader dakwah memberikan contoh secara nyata dengan perbuatan, tindakan dan perilaku, tidak hanya dengan berceramah.

Lebih dari itu, dakwah kontekstual lebih ditekankan dan dibutuhkan diera sekarang dalam bentuk-bentuk kerja nyata, berkarya yang memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat. Islam tidak lepas dalam perekonomian, masuknya Islam di Indonesia diawali dengan adanya perdagangan dari Gujarat.

Maka dari itu, Islam yang sudah jelas bertujuan mensejahterakan masyarakat ini harus didukung dengan adanya entrepreneur. Jadi, Islam dan entrepreneur dimasa ini adalah saling berdampingan. Poin inti dari jihat dan dakwah diera modern ini adalah bagaimana berbagai pihak berupaya serius dan bersungguh-sungguh melakukan perubahan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa dalam berbagai bidang kehidupan.

Seperti tauladan yang telah dicontohkan JK, yaitu berdakwah dengan tindakan yang nyata, bukan dengan wacana. Seluruh aspek kehidupan adalah ladang dakwah. Ceramah penting, namun kerja nyata juga tak kalah penting. Bagi para pendakwah diera sekarang ini, dituntut untuk berpikir bagaimana caranya agar Islam dan juga masyarakatnya bisa mencapai kesejahteraan secara bersamaan.

Satu masalah yang harus diperhatikan adalah, masalah yang kita hadapi terkait kondisi ekonomi perekonomian umat antara lain, lemahnya penghargaan dan minat dalam bidang bisnis atau entrepreneur. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah bagaimana kita mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai entrepreneurship, kerja keras dan pentingnya soal pemanfaatan waktu. Bagaimana seorang dakwah dan entrepreneurship bisa membagi waktu antara agama dan juga bisnis.

Inti dari pada dakwah entrepreneurship dalam buku ini adalah, bagaimana membangun masyarakat agar menjadi lebih maju dalam berbagai aspek kehidupan. Mensejahterakan masyarakat menjadi umat yang makmur tanpa adanya kata umat islam yang miskin atau lemah dalam sektor ekonomi. Dan juga menjadikan masyarakat yang berintelektual dalam beragama.

Data Buku

Judul Buku : Dakwah Entrepreneurship Ala JK: Solusi Masjid, Kemakmuran Umat dan Radikalisme

Penulis : Hery Sucipto

Penerbit : Grafindo Books Media, Jakarta

Cetakan : I, Juni 2016

Tebal : 204 Halaman

Peresensi : Puri Rahayu, Mahasiswa Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STAI Sunan Pandanaran Yogyakarta.

Dari (Pustaka) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/73555/dakwah-entrepreneurship-pak-jk

Pondok Darussalam Jatibarang

Rabu, 06 Februari 2013

Ternyata Nyamuk Memiliki 100 Mata dan 3 Jantung

Pondok Darussalam Jatibarang - Seekor nyamuk diletakkan di bawah mikroskop, diperbesar 400 kali! Apa yang nampak? Ternyata, di kepalanya terdapat 100 mata. Padahal berat nyamuk itu hanya ada 0,001 gram. Subhanallah.

Di mulut nyamuk ada 48 gigi. Di dadanya pula terdapat tiga buah jantung yang pada tiap-tiap jantung ada dua atrium, dua bilik jantung serta dua katup jantung untuk bernafas. Sekecil apa ukuran jantung makhluk Allah Swt bernama nyamuk ini?

Ternyata Nyamuk Memiliki 100 Mata dan 3 Jantung - Pondok Darussalam Jatibarang
Ternyata Nyamuk Memiliki 100 Mata dan 3 Jantung - Pondok Darussalam Jatibarang


Ternyata Nyamuk Memiliki 100 Mata dan 3 Jantung

Selain itu, untuk mempertahankan diri, nyamuk dilengkapi oleh Allah Swt dengan alat pendeteksi panas. Nyamuk bisa mendeteksi lingkungan dan segala sesuatunya dengan pendeteksi panas tersebut.

Nyamuk juga memiliki alat pencair darah karena darah manusia itu terlalu kasar baginya. Darah dicairkan agar bisa mengalir ke belalai nyamuk. Nyamuk mengambil contoh darah manusia terlebih dahulu dengan mulai menggigit kita, manusia.

Indahnya lagi, nyamuk ternyata memiliki alat pembius sehingga orang yang diambil darahnya tidak selalu merasa sakit saat proses pengambilan darah. Beberapa detik kemudian, barulah efek bius itu hilang. Dan, kita seperti tercubit.

Pondok Darussalam Jatibarang

Jumlah belalai nyamuk ada 6 buah, semua berbetuk pisau. Empat buah pisau belalai nyamuk digunakan untuk membuat luka berbentuk segi empat ketika menggigit. Sedangkan dua pisau lainnya membentuk lubang sesuai besaran tabung penghisap darah.

Agar mengena korbannyya, di kaki nyamuk terdapat cakar. Di sana terdapat alat seperti bekam sehingga dapat menempel di tempat yang licin. Ajib.

Pondok Darussalam Jatibarang

MasyaAllah, semoga nyamuk yang kecil ini bisa menambah keimanan kita kepada penciptanya Allah Subhanahu wa ta'ala, walau kadang membuat kita sakit karena tidak mau bersih-bersih rutin.

Dalam Al-Qur'an, Allah Swt berfirman, "Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Maha Pencipta. Tetapi mereka yang kafir berkata, "apa maksud Allah dengan perumpamaan ini? Dengan perumpamaan itu, banyak orang yang dibiarkan-nya sesat dan dengan itu banyak pula orang yang diberi-nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang dia sesatkan dengan perumpamaan itu selain orang-orang fasik". (QS. al-Baqarah: 26)

MasyaAllah. Nyamuk adalah bukti bahwa Allah tidak pernah mendzolimi mahluknya. Di balik senjata nyamuk untuk menghisap darah, Allah memberi obat bius untuk menjaga supaya manusia tidak merasa sakit karena Allah Maha Tahu bahwa manusia sulit sekali menghindar dari gigitan nyamuk. Berbeda dengan hewan lainnya, di mana manusia masih bisa menghindar dari gigitan, misalnya kalajengking, ular dan lainnya. Wallahu a'lam. [Pondok Darussalam Jatibarang/ syaiful rosyid]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/02/menyibak-kebesaran-allah-lewat-nyamuk-yang-memiliki-100-mata-dan-bius.html

Rabu, 15 Agustus 2012

Gaduh Pilkada DKI, Gus Ipul: Ansor, Tidak Perlu Melakukan Demonstrasi

Pondok Darussalam Jatibarang - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap semua pihak tetap tenang dan menjaga kondusifitas. Kegaduhan di tengah masyarakat akibat dinamika yang belakangan muncul dalam pilkada di DKI Jakarta diharapkan bisa segera diakhiri.

Gus Ipul, yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur ini mengatakan, dinamika yang terjadi belakangan ini sudah terlalu banyak menguras energi keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU).

"Sekarang sudah sampai pada titik dimana semua argumen sudah dikeluarkan, perdebatan sudah juga diikuti bersama. Pernyataan-pernyataan juga sudah disampaikan. Saatnya memberikan kesempatan semua pihak untuk berpikir jernih," kata Gus Ipul ketika ditemui di ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur, Senin (06/02/2017).

Gaduh Pilkada DKI, Gus Ipul: Ansor, Tidak Perlu Melakukan Demonstrasi - Pondok Darussalam Jatibarang
Gaduh Pilkada DKI, Gus Ipul: Ansor, Tidak Perlu Melakukan Demonstrasi - Pondok Darussalam Jatibarang


Gaduh Pilkada DKI, Gus Ipul: Ansor, Tidak Perlu Melakukan Demonstrasi

NU diharapkan juga tidak sampai terseret pada pusaran politik yang tidak semestinya. Urusan politik harusnya diserahkan saja kepada partai pendukung untuk menyelesaikan proses pilkada dengan baik.

"Kita semua keluarga besar NU memberikan dukungan untuk menciptakan suasana yang kondusif. Rois Aam telah memaafkan dan meminta semua elemen NU untuk tenang," kata Gus Ipul. Ketika Rois Aam telah memaafkan, kata Gus Ipul, kita warga NU tinggal mengikuti.

Pondok Darussalam Jatibarang

"Khusus sahabat-sahabat saya Gerakan Pemuda Ansor, tidak perlu melakukan demonstrasi atau hal-hal lain yang bisa ditafsirkan Ansor terseret dalam arus dan menjauh dari kekuatan pemersatu bangsa atau ummatan wasathan. Dalam situasi seperti ini GP Ansor Jakarta juga tidak perlu menginisiasai atau melakukan unjuk rasa," ujar Gus Ipul yang juga pernah menjabat Ketua GP Ansor dua periode ini. [Pondok Darussalam Jatibarang/ab]

Pondok Darussalam Jatibarang

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/02/gaduh-pilkada-dki-gus-ipul-ansor-tidak-perlu-melakukan-demonstrasi.html

Kamis, 19 Januari 2012

UNU Pekalongan Jaring Dosen Berkualitas yang Berpaham Aswaja

Dr. H. Muhlisin, MAg Ketua Tim Seleksi Dosen UNU Pekalongan (kiri) dan Drs.KH. Muslikh Hudlori, MSI Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan (kanan) saat membuka acara seleksi di kantor PCNU Pekalongan, Ahad (29/01/2017). Pondok Darussalam Jatibarang - Drs. KH. Muslikh Hudlori, MSI, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, menjelaskan bahwa dalam rangka pendirian Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pekalongan, dibutuhkan dosen berkualitas dan sefaham dengan nilai-nilai Aswaja dan visi-misi organisasi NU. Hal itu ia jelaskan dalam pembukaan seleksi tahap III calon dosen UNU Pekalongan di kantor PCNU Kabupaten Pekalongan, Minggu (29/1/2017).

“Proses ini dilakukan, agar kami bisa menggali himmah dari Bapak Ibu semua. Kami tidak hanya memahami Bapak dan Ibu hanya mencari sebuah pekerjaan (lowongan kerja dosen), tetapi saya akan melihat sejauh mana keinganan Bapak Ibu menjalankan himmah di NU sebagai organisasi yang besar ini. Apalagi di Indonesia sekarang serba kompetitif, makanya kami membutuhkan teman kerja, baik dari Rektorat sampai karyawan, harus satu gelombang, satu visi, satu misi. Gelombang boleh sama, tapi visi dan misi kadang berbeda. Visi misi sama, tapi kadang gelombangnya beda. Oleh karena itu, kami harap semua calon dosen UNU Pekalongan bisa sepaham dengan nilai-nilai Aswaja yang selama ini menjadi pedoman NU,” kata Kiai Muslikh di hadapan puluhan peserta seleksi.

Universitas Nahdlatul Ulama

Sebanyak 58 calon dosen (cados) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pekalongan itu mengikuti seleksi tahap III dengan materi tes Micro Teaching di gedung PCNU Kabupaten Pekalongan, Ahad (29/1/2017). Para cados tersebut datang dari berbagai daerah yang sudah lolos seleksi tahap I dan tahap II.

UNU Pekalongan Jaring Dosen Berkualitas yang Berpaham Aswaja - Pondok Darussalam Jatibarang
UNU Pekalongan Jaring Dosen Berkualitas yang Berpaham Aswaja - Pondok Darussalam Jatibarang


UNU Pekalongan Jaring Dosen Berkualitas yang Berpaham Aswaja

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas keseriusan peserta lowongan kerja sebagai dosen UNU Pekalongan yang sudah melaksanakan tes tahap demi tahap yang sampai hari ini sudah memasuki tahap terakhir yaitu micro teaching.

“Apa yang menjadi harapan kami tidak akan terlaksana tanpa adanya Mas, Mbak atau Bapak dan Ibu yang mengikuti seleksi ini. Yang kedua, saya ucapkan selamat karena Anda lolos tahap pertama dan kedua lolos. Karena, tidak semua peserta bisa lolos tahap pertama dan tahap kedua bisa dilampaui. Sebab, data kemarin, pemalar yang masuk ada 360, kemudian menjadi 250 dan kini menjadi 58,” beber Drs.KH. Muslikh Hudlori, MSI saat memberi pengarahan dalam pembukaan tes micro teaching tersebut.

Pondok Darussalam Jatibarang

Kita juga membuka lagi, kata dia, untuk prodi teknik sampai seminggu dan berakhir sampai 31 Januari 2017 besuk. “Kami sampaikan, mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah kami dan saudara semua dalam rangka menjunjung tinggi nilai-nilai akademik, nilai-nilai keagaman yang akan kita tuangkan nantinya,” lanjut dia.

Selanjutnya, kata dia, kenapa sih tes ini kita lakukan tahap demi tahap, padahal UNU Pekalongan belum lahir. “UNU-nya belum lahir dan masih dalam kandungan dan masih kita periksakan di Jakarta. Saya ini bolak-balik ke Jakarta mengurus pendirian UNU, tadi malam saya juga baru datang dari Jakarta. Tapi saya juga sudah diundang di Jakarta untuk seminar perguruan tinggi se Indonesia, padahal UNU belum lahir. Kami juga sebulan yang lalu, diminta mengirimkan lima dosen, padahal dosennya belum ada,” beber Kiai Muslikh.

Universitas Nahdlatul Ulama Pekalongan

Mudah-mudahan ini, kata dia, menjadi sinyal bahwa UNU Pekalongan akan semakin baik. “Di Jam’iyah Nahdlatul Ulama Pekalongan ini, perlu kami sampaikan bahwa kami sebelumnya juga sudah mengelola UT, kami juga dapat hibah dari Politeknik Batik Pekalongan, ini sudah berjalan. Tapi saya menginginkan UNU, makanya kami membutuhkan SDM dengan menjaringan dosen sebanyak-banyaknya, yang diseleksi tahap demi tahap agar memiliki nilai akademik yang bagus, profesionalitas dan kompetensi yang memadahi,” tandas dia.

Pondok Darussalam Jatibarang

Sebab, kata dia, sekeras apapun usaha kami ini, kalau tidak ada bantuan dari Bapak dan Ibu selaku dosen, tentunya kami akan hampa. “Jadi mohon dimaklumi, kami memang agak berbelit-belit. Sudah berbelit-belit, tidak dikasih makan pula. Jadi mohon maaf, kalau soal makan, bilangnya sama Pak Muhlisin saja,” beber dia.

Pihaknya selaku Ketua PCNU Pekalongan juga menambahkan, bahwa UNU Pekalongan saat ini masih dalam proses perizinan di Kemenristek Dikti. Oleh karena itu, sampai saat ini masih menyiapkan tenaga pendidik yang disiapkan untuk visitasi sebagai salah satu syarat izin operasional dari Kemenristek Dikti.

Ia juga mengatakan, salah satu syarat pendirian UNU adalah menjaring dosen. “UNU Pekalongan saat ini masih dalam proses. Mudah-mudahan tidak panjang. Rasionalitasnya, Bapak dan Ibu nanti setelah lolos juga masih menunggu dapat izin dari Dikti. Kalau UNU hadir dulu, itu tidak mungkin. Cari dosen, baru bisa hadir karena menjadi syarat pendirian,” imbuh dia.

Jadi nanti, katanya, kalau Bapak dan Ibu kami undang visitasi juga harus siap dan hadir di sini. “Betul apa tidak ini ada orangnya, kami tidak menginginkan universitas yang ‘abal-abal’. Maksudnya ‘abal-abal’ itu bagaimana, ijazahnya beli. Di Jakarta itu banyak, jadi ketika pencarian dosen seolah-olah siap. Tapi begitu visitasi, orangnya tidak ada, kita ini tidak mau yang demikian. Nanti kalau ada undangan visitasi, Bapak dan Ibu harus siap. Jadi, Bapak dan Ibu positif thinking saja dengan kami karena kami juga serius. Karena tugas kami kan menyampaikan kabar baik dan kurang baik yaitu Basirau wanadira, makanya ini saya sampaikan di awal,” jelasnya.

Jadi, kata dia, tahapannya memang seperti itu. “Saya yakin, insyaallah lah, izinnya keluar tidak akan lama. Walaupun ada yang mengatakan, proses perizinan perguruan tinggi itu ada yang satu tahun, dua tahun, bahkan ada yang hilang tidak jelas. Ini juga bocoran dari Kemenristek Dikti, karena banyak teman-teman PBNU yang kerja di sana. Mudah-mudahan UNU Pekalongan izinnya segera keluar dan lancar, amin,” papar dia sekaligus membuka tes micro teaching tersebut.

Sementara itu, panitia juga mengumumkan, bahwa pengumuman seleksi tahap terakhir tersebut akan diumumkan pada 28 Februari 2017 mendatang. Sampai 31 Januari 2017, UNU Pekalongan juga membuka kembali lowongan dosen untuk Prodi Teknik Mesin Otomotif, Teknik Informatika, Teknik Produk dan Perawatan, Teknik Otomasi Industri dan Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah.

Sementara it, dalam pengarahannya, Ketua Tim Seleksi Penerimaan Dosen UNU Pekalongan, Dr H Muhlisin, MAg, mengatakan bahwa peserta yang lolos dalam seleksi micro teaching adalah mereka yang lolos tahap administrasi dan tes tertulis. “Hari ini adalah tes micro teaching, di mana Anda semua nanti diminta untuk mengeksplorasi, seluruh kompetensi yang dimiliki, melalui uraian tertulis maupun paparan secara transformatif di kelas. Uraian tertulis, kemarin Anda sudah diberi tahu untuk membuat Silabus dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP),” beber dia di gedung PCNU Pekalongan Jalan Karangdowo Nomor 9 Kedungwuni, Pekalongan tersebut.

Silabus adalah, kata dia, gambaran umum, potret tentang rentetan kompetensi yang akan disampaikan dalam sebuah mata kuliah dan itu berlangsung untuk satu semester. “Sedangkan SAP adalah salah satu pokok kajian, atau kompetensi dasar yang akan disampaikan dalam sebuah pertemuan perkuliahan,” ujar Muhlisin yang juga Direktur Program Pascasarjana IAIN Pekalongan tersebut.

Oleh karena itu, kata dia, Anda nanti bertugas untuk mengeksplorasikan tentang satu standar atau kompetensi atau satu SAP yang itu menjadi salah satu dari kumpulan SAP dari seluruh Silabus. “Jadi kalau dalam Silabus itu ada sepuluh pokok bahasan, maka itu ada 10 pertemuan. Dan Anda cukup mengeksplorasi satu pokok bahasan,” lanjut dia di hadapan puluhan cados tersebut.

Ia juga menandaskan, bahwa penilaian SAP dan Silabus yang dirancang calon dosen UNU Pekalongan diberi nilai 40 persen. “Sementara pembelajaran dan praktik micro teaching diberi nilai 60 persen. Itu sudah menjadi kelaziman dalam seleksi di perguruan tinggi yang bereputasi. Jadi kita ini menggunakan tradisi-tradisi dari perguruan tinggi yang bereputasi. Sehingga, Anda betul-betul harus menyiapkan diri,” beber dia.

Dalam teknis micro teaching, Muhlisin membeberkan tiap prodi disendirikan. Artinya, tiap calon dosen di tiap prodi melakukan praktik di tiap-tiap prodi yang diuji oleh dua tim penguji dan mahasiswa dari Universitas Terbuka (UT). Pihaknya juga menjelaskan, tim penguji diambil dari Undip, IAIN Pekalongan dan dari Purwokerto dan sejumlah perguruan tinggi lain yang sesuai dengan latar belakang keilmuwan. [Pondok Darussalam Jatibarang/ibda]. 

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/unu-pekalongan-jaring-dosen-berkualitas-yang-berpaham-aswaja.html

Minggu, 10 April 2011

NU supports customer asking transparency from Alfamart

Jakarta, Pondok Darussalam Jatibarang. The Central board of Nahdlatul Ulama (NU) in a letter signed by General Chairman of NU KH Said Aqil Siroj and Secretary General of NU H. A. Helmy Faisal Zaini has supported Mustolih Siradj asking Alfamart stores to report the donations of consumers for donating their money returns.

According to Kiai Said there must be transparency and accountability of those responsible for the donations given by the public (consumers) who have donated money returns to one of the leading retailers in Indonesia.

NU supports customer asking transparency from Alfamart (Sumber Gambar : Nu Online)
NU supports customer asking transparency from Alfamart (Sumber Gambar : Nu Online)


NU supports customer asking transparency from Alfamart

"Nahdlatul Ulama (NU) fully supports the efforts and endeavors of Mustolih Siradj, a student who is also the consumer and the donor of Alfamart, to urge transparency in donations made by Alfamart (Alfaria Trijaya Resources Tbk)," he said here on Thursday (16/2).

Transparency and accountability, said Kiai Said, were very important to make those in charge of donations responsible, trustworthy, accountable, effective, and not to harm communities.

Pondok Darussalam Jatibarang

According to Mustolih, during his 30-minute meeting with Kiai Said, his efforts will also be supported by the NU Legal Aid and the Ansor Youth Movement.

Pondok Darussalam Jatibarang

In November 2015 Mustolih wrote to the Director of PT Sumber Alfarian Trijaya Tbk (Alfamart), asking transparency related to the donations of consumers.

Therefore, Mustolih brought the matter to the Central Information Commission (KIP). In October 2016, the trial process began. On December 16, 2016, KIP decided that Alfamart must provide the data requested by Mustolih. On February 9, 2017 Mustolih got a call from the Tangerang District Court. He and the KIP were sued by Alfamart.

In terms of the transparency of public donations entering into a legal process, according to Said Kiai, the process must be followed. "But the transparency movement should be supported," he said. (Abdullah Alawi/Masdar)

Dari (National) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/75484/nu-supports-customer-asking-transparency-from-alfamart-

Pondok Darussalam Jatibarang

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Darussalam Jatibarang dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock