Sabtu, 13 April 2013

Ketulusan Kiai Said Membuat Santri Ini Bingung Muter-Muter Jakarta

Pondok Darussalam Jatibarang - Suatu ketika seorang santri dari kampung ingin nyantri sambil 'ngabdi dalem' ke Gus Dur. Sesampai di kediaman Gus Dur, dapat nasehat dari santri senior Gus Dur agar nyantri saja ke Kiai Said Aqil. Alasannya, di kediaman Gus Dur sudah banyak santri yang 'ngabdi dalem'.

"Itu rumah Kiai Said Aqil," katanya sambil menunjuk ke arah kanan kediaman Gus Dur.

Tanpa pikir panjang, santri kampung itu menuju rumah Kiai Said Aqil. Sesampai di kediaman, Kiai Said Aqil mempersilahkan masuk dan bertanya, "dari mana?" Sang santri menjawab, "dari ndusun Siapigerak, Kiai."

Ketulusan Kiai Said Membuat Santri Ini Bingung Muter-Muter Jakarta - Pondok Darussalam Jatibarang
Ketulusan Kiai Said Membuat Santri Ini Bingung Muter-Muter Jakarta - Pondok Darussalam Jatibarang


Ketulusan Kiai Said Membuat Santri Ini Bingung Muter-Muter Jakarta

Sang santri mengutarakan niatannya untuk 'ngabdi dalem' dengan wajah sedih kuatir ditolak. Rupanya tidak, Kiai Said Aqil menunjukkan wajah sumringah, "ya, jenengan di sini saja. Belajar di sini, itu sudah ada beberapa santri di kamar belakang. Makan, tidur seadanya ya," kata Kiai Said Aqil. Santri pun bertambah satu.

Kiai Said Aqil memang dekat dengan para santrinya. Tak cuma dekat, Kiai Said Aqil juga menghormati santri santrinya. Saat bicara dengan santrinya, Kiai Said Aqil selalu menggunakan bahasa Jawa kromo inggil.

Pondok Darussalam Jatibarang

Pernah seorang santri Kiai Said Aqil ingin pulang kampung. Alasannya, dia tidak betah meneruskan nyantrinya di Ciganjur.

"Kenapa, pulang?" Tanya Kiai Said Aqil. Sang santri terdiam.

Pondok Darussalam Jatibarang

"Di sini sepi ya? Nanti lama lama juga ramai," imbuh Kiai Said Aqil.

"Saya ingin kuliah saja."

"Kuliah di sini saja, cari yang pas untuk jenengan, saya bantu biayanya," jawab Kiai Said Aqil.

Sang santri masih kukuh minta izin pulang. Akhirnya Kiai Said Aqil memberi izin sambil memberikan uang saku. "Ya sudah, ini untuk bekal pulang pergi. Salam saya kalau sudah ketemu orang tua," pesan Kiai Said Aqil.

Sang santri kegirangan. Dia bertekad untuk tidak kembali ke Ciganjur. Sesampai di terminal Lebak Bulus, hatinya bimbang. Ketulusan Kiai Said Aqil mengganggunya. Ia pun berputar-putar Jakarta hingga tiga hari tiga malam. Hari keempat, ia putuskan kembali ke Ciganjur.

"Alhamdulillah, cepet jenengan pulangnya," sambut Kiai Said Aqil di Aula kediamannya. Saat bersalaman, Kiai Said Aqil berkata lirih, "di sini saja, meski sekarang sepi, tempat ini nanti ramai." [Pondok Darussalam Jatibarang]

Source: NU Ranting Ciangsana, Bogor

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/ketulusan-kiai-said-membuat-santri-ini-bingung-muter-muter-jakarta.html

Bukanlah blog resmi dari Pondok Darussalam Jatibarang atau situs yang diasuh oleh pesantren darussalam brebes, namun kami adalah santri Kalong / laju. Yang mendedikasikan diri agar pondok ini dikenal dunia luar..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Darussalam Jatibarang dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock