Selasa, 24 Mei 2011

Dusta Wahabi Kepada Imam Hanafi

Wahabi menyandarkan aqidah sesatnya pada perkataan Imam Abu Hanifah yang terdapat dalam syarah Fiqh Al-Akbar hlm. 197-198 (Pensyarah: Mula Ali Al-Qori). Berikut perkataannya:

Diriwayatkan dari Abi Muthi’ Al Balkhi, sesungguhnya ia bertanya pada Imam Abu Hanifah RA tentang orang yang berkata:

"Aku tidak mengetahui apakah Tuhanku di langit atau di bumi? Maka beliau menjawab: Orang tersebut telah Kafir karena Allah SWT berfirman "Allah yang Maha Rohman Istawa di atas 'Arsy (QS. At-Thaha). Dan, Arasnya di atas tujuh langit-Nya. Bagaimana kalau ia bertanya: Allah di atas Arsy-Nya tapi aku tidak tahu apakah 'Arsy-Nya di langit atau di bumi? Maka Beliau menjawab lagi: Orang itu telah kafir karena ia ingkar akan adanya Allah di langit, sebab Allah di atas illiyiin." (Abu Hanifah).

Dusta Wahabi Kepada Imam Hanafi - Pondok Darussalam Jatibarang
Dusta Wahabi Kepada Imam Hanafi - Pondok Darussalam Jatibarang


Dusta Wahabi Kepada Imam Hanafi

PENJELASAN:

Pondok Darussalam Jatibarang

Riwayat ini dusta dan batil dan seolah menyatakan haqiqat Dzat Allah di atas langit, dan ini dibuat- buat atas nama Imam Abu Hanifah.

Pondok Darussalam Jatibarang

A L A S A N:

Riwayat tersebut tidak ada dalam matan Fiqhul Akbar (karya Abu Hanifah), tetapi termasuk dalam masalah yang dicantumkan oleh pensyarah kitab tersebut, yaitu Mula Ali Al-Qori.

Dan perawinya yaitu Abu Muthi’ Al-Balkhi sebagaimana dikatakan dlaif oleh Ibnu Abi Al Izzi bin Abdissalam di dalam syarah At-Thohawi Juz 2 halaman 480 menukil perkataan dari Ibnu Katsir sebagai berikut: "Adapun Abu Muthi yaitu Al-Hakam bin Abdillah bin Maslamah Al-Balkhi telah didloifkan oleh Imam Ahmad bin Hambal". Yahya bin Ma’in berkata: "Tidak ada apa-apanya orang itu." Al Bukhori berkata: "Dia dhoif dengan pemikirannya, juga didoifkan oleh Hatim Ar-Razin, Muhamad bin Hiban, Ibnu Adi dan Daruqutni, juga oleh yang lainnya."

Syekh Musthofa Abu Saif Al-Hamami menulis dalam kitabnya (Ghautsul Ibad Bibayanir Rosyad, hlm. 341-342): Riwayat ini tidak ada dalam Kitab Fiqhul Akbar Imam Abu Hanifah, tetapi hanya dinukil oleh penukilnya dengan mengatasnamakan Abu Hanifah dengan menyandarkan pada kitab beliau Fiqhul Akbar, dan itu kebohongan dan bid’ah aqidah.

Perowinya dicela karena pemalsu qaul ulama'. Maka tidak halal bersandar dengan riwayatnya dalam hukum furu', apalagi hukum usul. Mengambil riwayatnya adalah hiyanat.

Perowi ini telah divonis berdusta atas nama Abu Hanifah RA oleh Imam Izuddin Abdussalam, seorang ulama yang tsiqoh (kredibel).

Syaikh Imam Izzuddin bin Abdussalam dalam Kitab Hillur Rumuz seperti dinukilkan oleh Imam Ali Qori dalam syarahnya Fiqhul Akbar hlm. 271, berkata:

“Bahwa orang yang berkata ‘saya tidak tahu apakah Tuhan di langit atau dibumi dihukumi kafir’, karena ucapan tersebut memberi prasangka bahwa Allah SWT bertempat dan berarah. Barang siapa berfikiran seperti itu, maka ia adalah musyabbih (yang menyerupakan Allah dengan Mahkluk)." 

Dari : http://www.dutaislam.com/2015/11/dusta-wahabi-kepada-imam-hanafi.html

Bukanlah blog resmi dari Pondok Darussalam Jatibarang atau situs yang diasuh oleh pesantren darussalam brebes, namun kami adalah santri Kalong / laju. Yang mendedikasikan diri agar pondok ini dikenal dunia luar..


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Pondok Darussalam Jatibarang sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Pondok Darussalam Jatibarang. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Pondok Darussalam Jatibarang dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock